CERMIS 2
Sopir Travel Punya Ritual Khusus Lewati Tol Cipularang

Ritual tersebut seperti jadi aturan tidak tertulis yang wajib dilakukan oleh sopir sebagai simbol permisi.
"Menurut kuncen yang menjaga di makam di gunung hejo, katanya hanya nitip agar kalau lewat daerah situ untuk klakson atau nyalakan lampu awas," kata Jani Rinjani (42), sopir Travel Baraya.
Jani yang telah 20 tahun jadi sopir itu mengaku, selalu memberitahukan hal tersebut pada sopir-sopir baru. "Saya selalu ngasih tau sama sopir-sopir baru untuk kasih klakson diantara KM 91-97. Ya buat permisi lah sama yang enggak kelihatan," katanya.
Beberapa penumpang yang tidak mengerti pun sempat mempertanyakan ritual tersebut. "Penumpang ada juga yang nanya, kenapa ngasih klakson, padahal ga ada apa-apa di depan," katanya.
Hal serupa juga diungkapkan Oki (29) sopir Citi Trans. "Udah biasa kita ngedim sama ngeklakson," katanya.
Komentar
Posting Komentar